Uji Kekerasan Rockwell dan Penggunaannya
Pengetahuan

Uji Kekerasan Rockwell dan Penggunaannya

Uji Kekerasan Rockwell dan Penggunaannya – Pengujian kekerasan ialah kemampuan suatu bahan terhadap beban dalam perubahan yang tetap. Dengan dilakukannya tekanan pada benda yang diuji maka dapat dianalisis seberapa besar tingkat kekerasan dari bahan tersebut melalui besarnya beban yang diberikan terhadap luas bidang yang menerima pembebanan tersebut.

Metode Pengujian Kekerasan Rockwell

Pengujian kekerasan Rockwell merupakan salah satu pengujian kekerasan yang mulai banyak dipakai. Hal ini dikarenakan pengujian kekerasan Rockwell yang sederhana, cepat, serta tidak memerlukan mikroskop untuk mengukur jejak, dan relatif tidak merusak.

Uji Kekerasan Rockwell dan Penggunaannya

Pengujian kekerasan Rockwell dilakukan dengan cara menekan permukaan spesimen atau benda uji dengan suatu indentor. Penekanan indentor ke dalam benda uji dilakukan dengan menerapkan beban pendahuluan (beban minor). Kemudian ditambah dengan beban utama (beban mayor), kemudian beban utama dilepaskan sedangkan beban minor masih dipertahankan.

Pengujian kekerasan dengan cara Rockwell ini sudah diatur berdasarkan pada standar DIN 50103. Dalam metode Rockwell ini tersedia dua macam indentor yang ukurannya bervariasi, antara lain:

  • Kerucut intan dengan besar sudut 120 derajat dan disebut sebagai Rockwell Cone
  • Bola baja dengan beragam ukuran dan disebut sebagai Rockwell Ball

Untuk cara penggunaan skala ini, terlebih dahulu menentukan serta memilih ketentuan angka kekerasan maksimum yang boleh digunakan oleh skala tertentu. Apabila pada skala tertentu tidak tercapai angka kekerasan yang akurat, maka dapat menentukan skala lain yang dapat menampilkan angka kekerasan yang jelas.

Berdasarkan rumus tertentu, skala ini mempunyai standar atau acuan, dimana acuan dalam menentukan dan memilih skala kekerasan dapat diketahui melalui tabel sebagai berikut :

Dalam proses pengujian kekerasan mode Rockwell diberikan dua tahap pada proses pembebanan. Tahap Beban Minor dan Beban Mayor. Beban minor memiliki besaran maksimal 10 kg sedangkan beban mayor bergantung pada skala kekerasan yang dipakai.

Cara pengujian kekerasan Rockwell

Cara Rockwell ini berdasarkan pada penekanan sebuah indentor dengan suatu gaya tekan tertentu ke permukaan yang rata dan juga bersih dari suatu logam yang diuji kekerasannya. Setelah gaya tekan dikembalikan ke gaya minor, maka yang akan dijadikan dasar perhitungan untuk nilai kekerasan Rockwell.

Hal ini bukanlah hasil pengukuran diameter maupun diagonal bekas lekukan, tetapi justru dalamnya bekas lekukan yang terjadi itu. Inilah perbedaan cara Rockwell dibandingkan dengan cara pengujian kekerasan yang lain.

Pengujian Rockwell yang biasanya digunakan terdapat tiga jenis, antara lain HRA, HRB, dan HRC. HR adalah suatu singkatan kekerasan Rockwell atau Rockwell Hardness Number dan kadang-kadang disingkat dengan huruf R saja.

Penggunaan mesin uji kekerasan Rockwell

Penguji wajib memasang indentor terlebih dahulu sesuai dengan jenis pengujian yang dibutuhkan, yaitu indentor bola baja atau kerucut intan. Setelah indentor terpasang, penguji meletakkan specimen yang akan diuji kekerasannya di tempat yang sudah ada.

Setelah itu menyetel beban yang akan dipakai untuk proses penekanan. Untuk mengetahui nilai kekerasannya, penguji dapat meninjau pada jarum yang terpasang pada alat ukur berupa dial indicator pointer.

Beberapa faktor kesalahan dalam pengujian kekerasan disebabkan karena :

Pengujian Kekerasan benda dengan metode Rockwell mempunyai beberapa kelebihan, yaitu :

  • Dapat digunakan untuk bahan yang sangat keras.
  • Dapat dipakai untuk batu gerinda sampai plastik.
  • Cocok untuk semua material yang keras dan lunak.

Selain mempunyai kelebihan Pengujian kekerasan benda dengan metode Rockwell juga mempunyai beberapa kekurangan antara lain :

  • Tingkat ketelitian rendah.
  • Tidak stabil apabila terkena goncangan.
  • Penekanan bebannya tidak praktis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *