Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis
Pengetahuan

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis – Berdasarkan kondisi muatannya, listrik dibagi menjadi 2 yaitu listrik statis dan dinamis. Bagi kamu yang tidak terlalu paham dengan listrik tentu akan bingung dengan contohnya. Namun sebenarnya, kedua jenis listrik tersebut ada di sekitar kita sehari-hari.

Listrik Statis dan Listrik Dinamis

Sama seperti namanya, jumlah muatan listrik statis itu tetap atau statis. Secara definisi sendiri, listrik statis adalah kumpulan muatan listrik yang jumlahnya tetap atau statis dan disebut juga listrik yang diam. Muatannya dapat berupa muatan negatif atau positif.

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Contoh sederhananya, dulu kita tentu pernah mempraktekan menggosokan penggaris ke rambut kita. Setelah digosok kemudian penggaris tersebut didekatkan ke sobekan kertas. Apa yang terjadi selanjutnya adalah sobekan kertas tersebut menempel pada penggaris selama beberapa saat.

Hal ini disebabkan karena selama menggosokan penggaris tersebut akan menimbulkan muatan listrik dan menarik sobekan kertas tersebut. Secara teknis selama penggosokan tersebut penggaris akan bermuatan negatif, sedangkan rambut bermuatan positif. Ketika menggosokan kedua bahan tersebut membuatnya dialiri listrik atau bermuatan listrik.

Fenomena perpindahan muatan ini terjadi pada listrik statis. Ketika perpindahan muatan ini, salah satu benda akan melepas elektron dan satunya akan mendapat muatan elektron. Hal yang berbeda terjadi pada listrik dinamis.

Setelah kita tahu bahwa listrik statis adalah listrik yang diam, tentu kita tahu bahwa listrik dinamis adalah listrik yang dapat bergerak. Definisi singkat dari listrik dinamis adalah suatu gejala listrik yang disebabkan karena adanya muatan listrik yang bergerak.

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Listrik dinamis bergerak dari yang muatan elektronnya tinggi menuju ke yang muatan elektronnya rendah. Secara sederhana, berikut Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis tersebut :

  1. Dari penyebab terjadinya, listrik statis terjadi karena adanya gesekan antara dua benda. Sedangkan listrik dinamis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik dan adanya arus searah atau bolak-balik.
  2. Sesuai dengan namanya, listrik statis adalah listrik yang diam atau tidak adanya pergerakan muatan listrik. Sedangkan listrik dinamis mengalami pergerakan muatan listrik atau disebut dengan arus listrik.
  3. Listrik statis sulit untuk diukur karena tidak punya parameter atau penentu yang tetap. Berbeda dengan listrik dinamis yang mudah untuk diukur karena mempunyai parameter seperti arus, tegangan, daya maupun hambatan listrik pada suatu rangkaian.

Demikian adalah sedikit penjelasan tentang Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis, semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan Anda. Dapatkan lebih banyak info menarik lainnya disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *