Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare
Kecantikan

Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare

Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare – Untuk merawat kulit wajah agar cantik dan tetap sehat begitu banyak brand dan jenis skincare yang rasanya semua harus dimiliki. Akan tetapi, sebaiknya jangan hanya berpatokan pada apa yang dikatakan iklan atau siapa yang mengiklankannya sebelum membeli sebuah produk skincare.

Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare

Untuk apa saja komposisi yang terkandung di dalamnya, kamu perlu meneliti terlebih dulu. Mungkin, ada ribuan bahan kimia yang diserap oleh kulit dan tubuh. Kamu juga perlu mengecek apa saja kandungannya, sama seperti saat melihat komposisi pada makanan kemasan.

Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare

Pastikan beberapa kandungan berbahaya berikut ini tidak termasuk dalam skincare yang kamu pilih dan gunakan. Berikut beberapa Kandungan yang Berbahaya Dalam Skincare yang harus kamu perhatikan :

1. Paraben

Paraben adalah suatu zat pengawet yang dipakai untuk mencegah pertumbuhan ragi, jamur, dan bakteri dalam produk kosmetik. Kandungan ini juga mempunyai sifat untuk meniru estrogen yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Dalam sampel biopsi dari tumor payudara, zat kimia ini diserap melalui kulit dan telah diidentifikasi. Zat ini bisa ditemukan dalam pembersih wajah, deodoran, makeup, shampo dan sabun untuk tubuh. Selain itu Anda juga dapat menemuinya dalam produk farmasi dan makanan.

2. Zat Pewarna Sintetis

Perhatikan apakah ada istilah FD&C atau D&C, jika Anda melihat label produk. Simbol ini merupakan istilah pewarna buatan seperti F mewakili makanan dan D&C mewakili kosmetik dan obat. Biasanya huruf-huruf ini ditulis dengan angka dan warna seperti FD&C blue 1 atau D&C Red 27. Asal warna-warna sintetis ini dari sumber batubara atau minyak tar.

Akibat yang ditimbulkan dari warna-warna sintetis ini adalah karsinogen manusia, mengiritasi kulit, dan berkaitan dengan penyebab ADHD pada anak-anak. Kandungan ini telah dilarang dalam produk skin care oleh beberapa negara di Eropa.

3. Pewangi atau Parfume

Berbeda parfume yang untuk pewangi tubuh dan parfum yang ada pada kandungan skincare dan kosmetik. Sebaiknya pilihlah produk yang fragrance free untuk skincare, hal ini disebabkan zat ini memiliki efek negatif.

Zat ini dapat menimbulkan efek samping seperti meningkatkan risiko kanker, gangguan pernapasan, menyebabkan alergi, sakit kepala, merusak sistem reproduksi, asma, dan mengiritasi kulit.

4. Phthalates

Phthalates sendiri merupakan zat bahan kimia berbahaya. Zat ini banyak digunakan pada banyak produk kecantikan seperti hair spray, cat kuku hingga lotion untuk meningkatkan kelembutan dan fleksibilitas.

Phthalates dikaitkan dengan peningkatan risiko cacat lahir reproduksi pada pria dan wanita, perkembangan payudara dini pada anak perempuan hingga kanker payudara serta dikenal sebagai pengganggu endokrin.

Sangat disayangkan bahwa keberadaan kandungan ini tidak selalu dicantumkan pada setiap produk. Namun disembunyikan dalam label parfume atau secret formula. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mempunyai produk skincare dengan embel-embel secret formula.

5. Triclosan

Kandungan triclosan ini sendiri umum ditemukan pada pasta gigi, deodoran, dan sabun antibakteri, selain pada beberapa produk skin care. Zat kimia ini berkaitan dengan gangguan fungsi kekebalan tubuh, resistensi bakteri, hormonal dan fungsi otot. Kandungan triclosan ini juga bisa meningkatkan munculnya alergi.

Walaupun zat ini memiliki sifat sebagai antibakteri, akan tetapi bila penggunaan zat kimia ini dalam konsentrasi yang tinggi justru bisa membuat bakteri menjadi bertahan lama dan lebih kuat.

Itulah beberapa kandungan zat kimia berbahaya dalam produk skincare yang harus dihindari. Lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih produk skincare agar tidak terjadi gangguan kesehatan yang tidak diinginkan. Jika ada istilah zat yang tidak kamu kenali dalam komposisi skincare, kamu bisa tanyakan langsung kepada dokter ahli kecantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *