Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Malam Hari
Kesehatan

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Malam Hari

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Malam Hari – Pernahkah Anda mengalami gangguan sesak napas? Mungkin belum banyak yang tahu bahwa sesak napas seringkali menjadi sinyal peringatan tentang kondisi tubuh.

Sesak nafas dapat menjadi pertanda masalah kesehatan seperti gangguan pada paru-paru, anemia, asma dan gangguan penyakit lainnya. Tergantung dengan apa penyebabnya, sesak napas bisa mencakup derajat ringan hingga berat.

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Malam Hari

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Malam Hari

Biasanya, sesak napas dapat terjadi setelah alergi dan ditandai dengan perubahan kulit menjadi pucat, demam dan jantung berdebar. Sesak nafas sendiri juga dapat muncul dan terjadi secara tiba-tiba. Akan tetapi, bagi Anda yang mengalaminya dapat mengatasinya menggunakan beberapa metode berikut, yaitu :

1. Pursed Lip Breathing

Cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengendalikan sesak napas adalah pursed lip breathing melalui mulut. Cara ini memang terdengar asing di Anda, namun pasti cara ini sudah pernah Anda lakukan.

Pursed lip breathing sendiri merupakan suatu teknik pernapasan dengan cara menarik napas melalui hidung kemudian menghembuskannya melalui bibir yang sempit. Langkah ini membantu memperlambat laju pernapasan dan bisa membuat setiap nafas lebih efektif dan lebih dalam.

Teknik ini juga bisa membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru. Saat Anda mengalami sesak nafas, cara ini bisa digunakan kapan saja apalagi saat menjalani kegiatan yang cukup berat, seperti menaiki tangga, mengangkat benda atau menekuk.

Saat Anda melakukan cara ini, pastikan Anda membuat bahu dan otot leher rileks. Kemudian, tarik nafas perlahan melalui hidung selama dua hitungan dan tutup mulut. Setelah itu, julurkan bibir seolah-olah seperti akan bersiul dan hembuskan nafas perlahan dengan lembut melalui bibir hingga hitungan ke empat.

2. Duduk dengan Badan Condong Ke Depan

Beristirahat sambil duduk mampu membuat pernapasan lebih mudah dan membantu merilekskan tubuh. Cobalah untuk duduk di kursi dengan kaki menyentuh lantai, lalu condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan siku di atas lutut atau pegang dagu dengan tangan. Perlu diingat, pastikan agar bahu dan otot leher tetap rileks.

3. Duduk dengan Menyandarkan Kepala Ke Meja

Untuk mengatur napas, kamu bisa mendapatkan posisi duduk yang sedikit jauh lebih nyaman apabila terdapat meja di sekitar kursi. Lakukan hal yang sama seperti langkah di atas namun langkah ini dengan menghadap ke meja. Setelah itu  condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan tangan di atas meja dan letakkan kepala di bantal atau lengan.

4. Berdiri dengan Menyandarkan Punggung

Anda tetap bisa merilekskan tubuh dan mengatur pernapasan dengan berdiri jika kursi dan meja tidak tersedia. Berdirilah di dekat dinding, lalu sandarkan punggung dan pinggul ke dinding. Buka kedua kaki selebar bahu dan letakkan kedua tangan di paha.

Kemudian condongkan tubuh sedikit ke depan, dan gantungkan lengan di depan, setelah bahu merasa rileks. Jika yang kamu alami justru tidak semakin membaik dan malah semakin memburuk setelah melakukan cara ini, segera pergi ke rumah sakit atau cari pertolongan medis terdekat.

5. Berdiri dengan Bantuan Lengan

Berdirilah di perabotan datar yang kokoh atau di dekat meja yang posisinya sedikit rendah dengan ketinggian bahu. Lalu istirahatkan tangan atau siku di atas perabotan kokoh tersebut serta pastikan leher tetap rileks. Kemudian merilekskan bahu dengan tempatkan kepala di lengan.

6. Tidur dalam Posisi Santai

Saat tidur, sesak napas kerap terjadi dan membuat pengidapnya sering terbangun. Jika Anda mengalami ini, cobalah untuk berbaring miring dengan meletakan bantal di antara kaki serta tinggikan posisi kepala dengan bantal. Kemudian, jangan lupa pastikan punggung tetap lurus.

Anda juga dapat berbaring telentang dengan kepala ditinggikan dan lutut ditekuk dengan bantal di bawah lutut. Kedua posisi tersebut dapat membantu tubuh dan saluran udara Anda merasa rileks dan membuat pernapasan menjadi lebih mudah.

7. Pernapasan Diafragma

Anda perlu duduk di kursi dengan lutut tertekuk dan leher, bahu, kepala rileks untuk melakukan pernapasan diafragma. Tarik napas perlahan melalui hidung dengan meletakkan tangan di atas perut.

Jika Anda merasakan perut bergerak di bawah tangan. Kencangkan otot saat kamu mengeluarkan napas dan pastikan perut terasa jatuh ke dalam. Pernafasan diafragma berhasil ketika Anda merasakan gerakan perut. Kemudian, hembuskan napas melalui mulut dengan bibir mengerucut dan ulangi selama sekitar lima menit.

Untuk mengatasi sesak nafas, itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Perlu dipahami bahwa cara-cara tersebut hanya untuk membantu meringankan gejala saat sesak dirasakan, bukan sebagai pengganti pengobatan utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *