Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina
Hewan

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Cara membedakan ikan cupang jantan dan betina mungkin hal yang susah dilakukan untuk pemula. Akan tetapi ada cara mudah membedakan ikan cupang atau betta fish yang dikenal hewan yang agresif antara jantan dan betinanya.

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Umumnya yang lebih agresif adalah yang pejantan, hal ini karena mereka lebih posesif terhadap teritorialnya. Selain itu untuk membedakannya dapat dilihat dari corak sisiknya, bentuk badan, bentuk sirip dan sebagainya.

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Dengan semakin maraknya budidaya ikan cupang di tengah pandemi, tentu bagi peternak harus tahu betul apa saja ciri cupang jantan dan betina. Untuk lebih jelasnya berikut adalah cara membedakan ikan cupang jantan dan betina :

1. Warna

Dibandingkan yang betina, ikan cupang jantan umumnya memiliki warna yang lebih cerah. Pada bagian tubuhnya, umumnya si betina memiliki warna yang kusam dan cenderung gelap.

2. Garis-garis Vertikal pada Tubuh

Ketika sudah memasuki masa kawin, ikan betina akan timbul corak / garis vertikal pada tubuhnya dan hal ini tidak terjadi pada pejantan. Ketika memasuki umur 3 – 4 bulan umumnya cupang betina sudah memasuki masa kawin.

3. Bentuk Tubuh

Ikan pejantan umumnya mempunyai bentuk tubuh yang lebih panjang dibandingkan betinanya. Mulai dari ujung mulut hingga ekornya, sisi-sisi tubuh pejantan cenderung lebih memanjang.

4. Sirip

Ciri yang mudah diamati adalah dari panjang siripnya dimana sirip pejantan bisa 3 – 4 kali lebih panjang dibanding betina. Hampir semua varietas jenis betina mempunyai sirip ekor yang lebih pendek. Tidak hanya itu, sirip perut pejantan juga umumnya lebih tebal dibandingkan betinanya.

5. Bintik Telur

Cara mudah lainnya untuk membedakan jantan dan betina hewan ini adalah pada bintik telurnya. Sudah pasti hanya ikan betina yang mempunyai bintik telur. Umumnya bintik ini berada diantara sirip perut dan dubur. Namun hal ini umumnya baru dapat kita ketahui setelah ikan cupang berumur 3 bulan keatas.

6. Jenggot Cupang

Ikan cupang mempunyai membran yang disebut membran opercular, letaknya ada di bagian bawah penutup pelat insang. Bentuk membran ini seperti janggut dan akan terlihat apabila ikan mengembangkan insangnya. Janggut pejantan akan lebih besar dibandingkan betina, bahkan dapat terlihat meski pejantan tidak mengembangkan insangnya.

7. Perilaku

Ikan jantan mempunyai perilaku yang kejam dan sangat agresif dengan pejantan lain, karenanya cupang jantan dikenal sebagai ikan petarung. Karenanya disarankan untuk tidak menempatkan 2 pejantan di tempat yang sama. Bahkan sebaiknya pejantan dan betina hanya digabungkan dalam satu tempat bila kawin saja.

8. Agresivitas

Ikan pejantan juga umumnya lebih agresif menyerang betina, berbeda dengan betina yang hampir tidak pernah. Namun cupang betina juga mempunyai agresivitas bila bertemu sesama betina lainnya.

Namun tingkat agresivitas betina tidak seganas pejantan apabila bertemu sesamanya. Apabila Anda akan menempatkan beberapa betina dalam 1 tempat, maka siapkan rumah / tempat persembunyian untuk mereka.

9. Gelembung

Hal paling mudah lainnya dalam membedakan cupang jantan dan betina. Hal ini karena hanya cupang jantan yang membuat gelembung. Sebelum kawin ikan jantan akan membuat gelembung. Gunanya adalah untuk melindungi telur-telur yang dikeluarkan betina setelah mereka kawin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *